Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?

Bruno Mars Isi Ost Twillight Terbaru

Written By cindi on Minggu, 25 September 2011 | 02.04

Liputan6.com, Los Angeles: Bruno Mars akan mengisi soundtrack (ost) film Twilight: Breaking Dawn. Penyanyi bernama asli Peter Gene Hernandez itu dikabarkan telah merampungkan lagu berjudul It Will Rain untuk film tersebut, Sabtu (24/9).

Penyanyi sekaligus penulis lagu itu mengumumkannya lewat akun Twitter miliknya. "Ingat lagu yang aku tuliskan ya. Judulnya, It Will Rain #SegeraBeredar". Kepada penggemar, Mars berjanji lagu yang ditulisnya akan menggambarkan tema film Twillight.

"Film Twillight buat saya adalah drama percintaan. Tapi, film itu adalah film cinta menyedihkan. Menurut saya, untuk menggambarkan suasana dalam filmnya, maka lagu pun harus mengisahkan tentang kesedihan dalam kisah cinta,".

Ia menambahkan, lagu It Will Rain tidak akan terdapat dalam album keduanya. Ia juga masih belum tahu lagu garapannya itu akan dikombinasikan untuk adegan yang mana. Ia berharap lagunya akan ditempatkan pada adegan yang bagus.
02.04 | 0 komentar

Antasari Berkata : Sampai Kapan pun Saya Tetap Optimis

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sidang permohonan penijauan kembali mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Antasari Azhar, berlangsung Selasa (6/9) pagi ini di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Terpidana perkara pembunuhan Nasrudin Zulkarnain ini sudah hadir di pengadilan bersama dengan pengacaranya, Maqdir Ismail, Efran Juni, Ari Yusuf Amir.

Selain tim kuasa hukum, isteri Antasari, Ida Laksmiwati, tampak mendampingi. Saat ditanya wartawan tentang kans dikabulkannya upaya PK oleh Mahkamah Agung, Antasari menyatakan optimis."Sampai kapan pun saya tetap optimis,"ungkap Antasari sebelum persidangan.

Sidang PK akan dipimpin oleh tiga hakim yakni Aminal Umam, Pranoto, dan Ahmad Dimyati. Dalam sidang, Antasari akan membacakan dua bukti baru (novum) dan kelalaian hakim yang memimpin sidang Antasari di pengadilan tingkat pertama.

Dua bukti tersebut, pertama, segala hal yang terkait dengan Antasari yang disinyalir ikut serta atau menganjurkan tindakan pembunuhan atas Nasrudin. Padahal, dalam aturan hukum pidana yang dianut Indonesia, tidak mengenal klasifikasi turut serta atau menganjurkan. Novum lainnya, terkait adanya pesan singkat (SMS) berupa ancaman yang disebut dikirimkan kliennya kepada Nasruddin sebelum pembunuhan terjadi.

Bukti SMS itu yang dipertanyakannya sebab sebelumnya dijadikan jaksa penuntut umum (JPU) untuk menjerat kliennya di persidangan. Padahal, Maqdir yakin bukti SMS itu tak ada dan kliennya tidak pernah mengirim SMS yang dimaksud kepada korban.

Untuk kelalaian hakim, tuturnya, Antasari akan membacakan kelalaian hakim yang tidak memerintahkan JPU untuk menunjukkan baju korban ketika peristiwa pembunuhan terjadi sebagai bukti di persidangan. Maqdir menyebut hal itu tak bisa dibenarkan dengan alasan baju tersebut hilang.
02.00 | 0 komentar

Kapan KPK periksa Menakertrans?

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita Rp1,5 miliar dalam penangkapan terhadap dua pejabat Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) dan satu pengusaha bernama Dharnawati, Kamis lalu. Uang sebesar itu ternyata dana untuk operasional Lebaran Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans), Muhaimin Iskandar.

Ihwal itu terungkap dari surat penahanan KPK terhadap ketiganya. Surat itu lalu ditujukan KPK kepada keluarga ketiganya. "Ditulis disana, sedang melakukan penyidikan tindak pidana korupsi yang dilakukan tersangka Dharnawati bersama-sama dengan I Nyoman Suisnaya dan Dadong Irberalawan untuk memberikan hadiah kepada Muhaimin Iskandar selaku Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi," ujar penasihat hukum Dharnawati, Farhat Abbas.

Namun, KPK belum akan memeriksa Muhaimin dalam kasus korupsi proyek percepatan pembangunan infrastruktur daerah transmigrasi. Juru bicara KPK, Priharsa Nugraha mengatakan, KPK masih akan fokus terhadap pemeriksaan tiga tersangka dalam kasus korupsi tersebut. Namun, KPK akan tetap mendalami informasi yang dilontarkan salah satu kuasa hukum tersangka.

“Kita dalami dulu yang dari proses penangkapan kemarin itu khususnya dari tiga tersangka itu. Nanti kita lihat lagi karena saat ini kan penyidik KPK masih mendalami kasus ini. Saat ini penyidik masih fokus kepada tiga orang tersangka. Kalau penyidik butuh maka Menakertrans bisa dimintai keterangan,” ujar Priharsa seperti dilansir kbr68h, hari ini.

Sebelumnya, KPK sudah menetapkan tiga tersangka dalam kasus korupsi di Kemenakertrans yaitu dua orang merupakan pejabat Kementerian yaitu I Nyoman Suwisma dan Dadong Irbarelawan serta seorang pengusaha Dharnawati terkait kasus korupsi proyek percepatan pembangunan infrastruktur daerah transmigrasi.
01.45 | 0 komentar

Kapan Pendataan e-KTP Rampung?

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaksanaan pendataan elektronik KTP di Jakarta Pusat belum bisa dipastikan kapan akan rampung. Hingga Selasa (13/9/2011), baru 28.204 orang warga Jakarta Pusat yang sudah didata. Padahal, ada 828.000 orang wajib KTP di Jakpus.

Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Jakarta Pusat Mohammad Hatta mengatakan pengambilan data masih terus dilaksanakan. "Memang pelaksanaan e-KTP ini tidak sesuai dengan jadwal semula. Jadwal pengambilan data juga terlambat dimulai sehingga jumlah warga yang didata masih sedikit," kata Hatta.

Hingga kini, warga yang sudah diambil datanya juga belum mendapatkan KTP baru yang mempunyai chip data. Padahal, KTP dijanjikan selesai dalam dua pekan setelah pengambilan data. "Pencetakan KTP merupakan kewenangan Kementerian Dalam Negeri," ujar Hatta.
01.37 | 0 komentar

Kapan Kasus Tragedi Semanggi Dituntaskan?

JAKARTA, KOMPAS.com — Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memerintahkan Kejaksaan Agung untuk segera menyelesaikan penuntasan kasus Semanggi I dan II yang terjadi pada 24-28 September 1999.

Koordinator Kontras, Haris Azhar, menilai sikap dan pernyataan antara Kejaksaan Agung dan DPR terkesan tidak serius dalam menyikapi kasus tersebut. "Presiden SBY seharusnya sigap memerintahkan Kejaksaan Agung melakukan penyelidikan kasus ini. Apalagi, ditambah lagi aksi para keluarga korban yang masih gigih di aksi tiap hari kamis yang sudah 226 kali menuntut SBY menyelesaikan kasus ini," ujar Haris kepada Kompas.com di Jakarta, Sabtu (24/9/2011).

Dikatakan Haris, belum tuntasnya kasus ini disebabkan karena sampai saat ini Kejaksaan Agung belum melanjutkan proses hukum atas hasil penyelidikan Komnas HAM. Padahal, kata Haris, dalam pertemuan Kontras dan keluarga korban dengan Kejagung pada 28 September 2010 dijanjikan akan menyampaikan persoalan tersebut kepada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus.

"Tapi sampai dengan saat ini tidak ada tindak lanjut dan titik terang penyelesaian berkas perkara kasus Trisakti, Semanggi I dan II (TSS) di Kejaksaan Agung," kata Haris.

Selain itu, hambatan lainnya adalah saat pansus (panitia khusus) DPR pada 2001 melalui sidang paripurna menyatakan kasus Tragedi Semanggi I dan II bukan pelanggaran HAM berat. Menurut Haris, rekomendasi tersebut telah mengesampingkan proses hukum Komnas HAM yang menyatakan kasus ini sebagai pelanggaran HAM berat.

"Putusan politik DPR ini juga digugat oleh keluarga korban dengan meminta Komisi III DPR pada 14 Februari 2007 supaya merekomendasikan kepada Ketua DPR untuk membentuk pengadilan HAM ad hoc. Tetapi, rekomendasi itu dimentahkan melalui voting Badan Musyawarah pada 6 Maret 2007, di mana enam fraksi (Golkar, Demokrat, PPP, PKS, Fraksi Partai Bintang Reformasi, dan Fraksi Bintang Pelopor Demokrasi) menolak membawa kasus ini ke paripurna," papar Haris.

Lebih lanjut, Haris mengatakan, keluarga korban Semanggi II akan terus meminta pertanggungjawaban pemerintah dalam kasus ini. Menurutnya, salah satu ibu korban tragedi tersebut, Ho Kim Ngo (ibu Yup Yun Hap), berharap Kejaksaan Agung konsisten akan meneruskan pengungkapan kasus ini.

"Presiden SBY harus menepati janjinya kepada keluarga korban bahwa akan menyelesaikan kasus ini seperti dalam pertemuan 2008 di Istana. Ho Kim Ngo juga berharap DPR periode 2009-2014 segera mencabut rekomendasi pansus tahun 2001 yang menyatakan kasus Trisakti, Semanggi I dan II bukan pelanggaran HAM berat," kata Haris.

Kasus Semanggi II terjadi pada 24-28 September 1999 saat maraknya aksi mahasiswa menentang RUU Penanggulangan Keadaan Bahaya (PKB) dan tuntutan mencabut dwi fungsi ABRI. Peristiwa ini juga terjadi di beberapa daerah, seperti Lampung dan Medan.

Aksi-aksi tersebut mendapat represi oleh ABRI (TNI) sehingga mengakibatkan jatuh korban, antara lain Yap Yun Hap (FT UI), Zainal Abidin, Teja Sukmana, M Nuh Ichsan, Salim Jumadoi, Fadly, Deny Julian, Yusuf Rizal (UNILA), serta Saidatul Fitria dan Meyer Ardiansyah (IBA Palembang). Tim Relawan Kemanusiaan mencatat 11 orang meninggal dan 217 orang luka-luka dalam peristiwa tersebut.
01.32 | 0 komentar

Kapan Waktu Tepat Olahraga Saat Mens?

KOMPAS.com - Saat sedang mens, kita sering jadi malas berolahraga. Alasannya bermacam-macam, dari rasa tak nyaman karena harus memakai pembalut, risih karena area vagina yang lembab, atau karena kram perut yang terjadi. Saat perut terasa nyeri dan kembung, sangat sulit memotivasi diri untuk berangkat ke tempat latihan.

Agar menstruasi tidak menghalangi niat Anda untuk berolahraga, sebaiknya Anda mencari tahu waktu yang tepat untuk melakukannya. Jade Teta, pakar holistik, pelatih pribadi, dan pendiri Metabolic Effect, mengatakan bahwa Anda perlu mengetahui fase-fase dari siklus menstruasi.

Menstruasi terbagi atas tiga fase, yaitu fase folikular, fase ovulatior, dan fase luteal. Menurut situs www.siklusmenstruasi.com, fase folikular terjadi ketika kadar FSH (Folicle Stimulating Hormone) sedikit meningkat, sehingga merangsang tumbuhnya folikel ovarium (kantung dinding telur). Fase ovulatior terjadi ketika kadar LH (Luteinizing Hormone) meningkat dan folikel yang matang akan menonjol ke permukaan dinding telur untuk melepaskan sel telur (ovulasi). Sedangkan fase luteal adalah lepasnya sel telur dari indung telur selama 14 hari, dan kantung indung telur akan menutup kembali dan membentuk kopus luteum yang menghasilkan hormon progesteron dalam jumlah besar.

“Fase folikular dikaitkan dengan kadar estrogen yang lebih tinggi, dibandingkan dengan progesteron, sementara fase luteal kebalikannya," kata Teta.

Lalu bagaimana kita harus menggunakan siklus menstruasi ini untuk memaksimalkan latihan kita?

Teta mengatakan, estrogen meningkatkan jumlah lemak yang dibakar selama latihan, namun membuat pembakaran gula jadi kurang efisien. Sementara progesteron berlawanan dengan yang dilakukan estrogen. Karena latihan dengan intensitas yang lebih rendah relatif membakar lebih banyak lemak, dan intensitas yang lebih tinggi dipicu lebih banyak oleh pembakaran gula, perempuan dapat mengubah kebiasaan latihan mereka sesuai fluktuasi ini.

Jadi pada paruh pertama siklus mens Anda, pilih olahraga yang lambat namun ajeg, seperti berjalan, bersepeda, atau jogging. Untuk paruh kedua siklus mens, baru lakukan latihan sprint atau latihan interval. Yang dimaksud interval training adalah latihan pendek dengan intensitas yang tinggi, yang diikuti dengan periode yang lebih panjang untuk memulihkan diri. Misalnya, Anda berlari sprint selama 20 detik, selanjutnya Anda berjalan selama 60 detik. Latihan sprint dan latihan interval ini dapat meningkatkan metabolisme selama berjam-jam, atau bahkan berhari-hari setelah Anda latihan.

Jika Anda gemar melakukan latihan kekuatan, latihan menggunakan beban juga sangat bermanfaat. "Meskipun begitu sebaiknya Anda berfokus pada latihan beban tradisional selama fase folikular, dan lebih banyak latihan beban yang memengaruhi metabolisme, yang dilakukan pada fase luteal dan selama mens," ujar Teta.

Selain melakukan latihan fisik, jangan lupa untuk tetap memerhatikan apa yang kita makan.

“Riset menunjukkan bahwa perempuan yang banyak mengonsumsi karbohidrat cenderung akan melenyapkan manfaat dari siklus menstruasi. Jadi, semua latihan di atas akan lebih menguntungkan bagi perempuan yang mengonsumsi karbohidrat lebih sedikit," tukasnya.
01.25 | 0 komentar

Syahrini Seksi Gaya Kantoran

Written By cindi on Selasa, 13 September 2011 | 13.42


INILAH.COM, Jakarta -Syahrini dengan penampilannya kini bak ikon yang banyak ditiru masyarakat. Salah satunya adalah baju kaftan yang saat ini tengah populer. Namun, kini Syahrini punya gaya baru di atas panggung, gaya kantoran.

Gaya itu pertama kali ditampilkan Syahrini di acara 'Dahsyat' RCTI, Selasa (13/9), Syahrini tampil cantik dan seksi.

"Kalau sekarang gaya bajuku gaya kantor. Aku ke 'Dahsyat' berangkat jam 6, kan kayak orang kantor. Gayaku lebih ke kantor," tutur Syahrini saat ditemui di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (13/9).

Gaya ini diakui Syahrini lantaran ia melihat selebritis asal Amerika Serikat, Kim Kadharsian. Mantan teman duet Anang Hermansyah ini tertarik dan sepertinya cocok menirunya.

"Kemarin melihat Kim Kadarshian, pakai baju kantoran tapi lebih fashion. Pada dasarnya, pengin kayak orang kantoran," sambung pelantun lagu Kau Yang Memilih Aku.

"Dulu zaman sekolah kepingin jadi sekertaris. Teman aku juga ada beberapa yang dandananya kayak gini," ujar Syahrini.
[sumber]
13.42 | 0 komentar

Welcome Guys

Categories